• November 27, 2022

Diancam Listrik Rumah Akan Diputus, Lukman Sardi: Baru Telat Bayar 2 Hari

Aktor Lukman Sardi mengutarakan kekecewaannya terhadap pelayanan petugas yang mengaku sebagai perwakilan dari PLN yang membuatnya gagal paham. Ia didatangi oleh sejumlah petugas dan diancam aliran listrik rumahnya akan diputus karena telat membayar.

“Sebagai konsumen saya nggak pernah nunggak listrik, paling banter telat bayar 2 atau 3 hari, ini kenapa dari bulan kemaren orang-orang @pln_123 selalu dateng ke rumah, dan puncaknya hari ini dengan bawa surat kalau masih seperti itu akan diputus? Atas dasar apa ya?” tulis Lukman Sardi di Twitter pada Jumat, 23 Juli 2021.

Ini adalah pengalaman pertamanya didatangi petugas dan diancam karena telat membayar listrik selama beberapa hari. Ia berulang kali me-mention akun Twitter PLN untuk mempertanyakan kejadian yang ia alami.

“Mohon pencerahan dan penjelasannya @pln_123 kenapa seperti itu ya? Dulu-dulu saya nggak pernah didatengin seperti itu, dan ini dateng-dateng sambil ngancem-ngancem mau diputus, semua bukti bayar selalu saya simpan. Terima kasih buat perhatiannya,” tulisnya.

Di kolom komentar, PLN menanggapi cuitan Lukman Sardi namun tidak menjelaskannya lebih lanjut. “Hi Kakak Lukman, Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terkait keluhannya telah kami respon via DM ya Kak,” cuit perwakilan dari PLN.

Sahabatnya, Darius Sinathrya ikut menanggapi keluhan Lukman Sardi itu. Ia mengunggah tangkapan layar yang berisi rincian besaran denda keterlambatan pembayaran tagihan listrik PLN. “Kalo dari aturan, telat 30 hari, baru @pln_123 berhak melakukan pemutusan aliran listrik secara sementara terhadap pelanggan bersangkutan plus kena denda. Bayar paling telat tanggal 20 tiap bulannya,” tulis Darius di Twitter.

Penjelasan Darius Sinathrya tersebut diterima dengan baik oleh Lukman Sardi. “Thanks bro, gue nggak pernah telat sejauh itu, paling telat 5 hari pernah, tapi nggak pernah tuh sampe telat 30 hari,” tulisnya.

Sejumlah netizen berpendapat kalau petugas yang mendatangi Lukman Sardi bukan petugas PLN yang sesungguhnya melainkan orang-orang yang sengaja ingin mencari keuntungan. Lukman Sardi meminta agar PLN segera mengusut kejadian ini agar tidak terulang lagi. “Ini malah baru telat 2 hari @pln_123, mohon dicek ya, takutnya ada oknum-oknum yang memanfaatkan celah-celah yang ada. Terima kasih,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *